Hello, world! This is a toast message.

Hai!

x

Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!

phone

Lebih hemat dengan Free Ongkir hingga 100%

6 Tips Melipat Pakaian Agar Tidak Mudah Berantakan

6 Tips Melipat Pakaian Agar Tidak Mudah Berantakan

Ditulis oleh Mei Anggraini

20 Nov 2025

Melipat pakaian itu sebenarnya sederhana, tapi kalau caranya kurang tepat, lemari bisa cepat berantakan meskipun baru saja dirapikan. Kuncinya bukan hanya soal bentuk lipatan, tetapi bagaimana kamu mengatur alur merapikan dan memilih metode yang paling cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan teknik yang tepat, pakaian terlihat lebih rapi, mudah dicari, dan lemari pun terasa lebih lega. Berikut enam tips mudah yang bisa langsung kamu praktikkan di rumah.

1. Samakan Kategori Pakaian Sebelum Melipat

Sebelum mulai melipat, pisahkan dulu pakaian berdasarkan jenisnya: kaos, kemeja, celana, pakaian dalam, sampai pakaian rumah. Cara ini membantu kamu menentukan teknik lipat yang paling pas untuk tiap kategori. Kaos cenderung lebih enak dilipat vertikal, sementara kemeja lebih baik disusun mendatar agar tidak kusut.

2. Gunakan Metode Lipat Vertikal

Metode lipat vertikal sering dikenal dengan “KonMari Method” alias membuat pakaian berdiri tegak seperti file di dalam laci. Teknik ini bikin kamu bisa melihat semua isi laci sekaligus, tanpa harus menarik tumpukan paling bawah. Selain rapi, pakaian juga tidak mudah berantakan saat kamu mengambil satu item. Cocok banget untuk kaos, celana pendek, legging, dan pakaian anak.

3. Ratakan Permukaan Pakaian Sebelum Dilipat

Kesalahan umum saat melipat adalah melipat pakaian yang masih kusut atau menggulung. Sebelum mulai, pastikan permukaan pakaian benar-benar rata. Tarik perlahan bagian ujung kain dengan tangan agar tidak ada lipatan yang membuat baju tampak tebal atau menggumpal. Cara ini sederhana, tetapi sangat menentukan hasil akhir yang rapi dan konsisten.

4. Hindari Tumpukan yang Terlalu Tinggi

Meski terlihat hemat tempat, menumpuk pakaian terlalu tinggi justru bikin isi lemari lebih mudah berantakan. Saat kamu mengambil satu pakaian di bagian tengah atau bawah, tumpukan lain bisa ikut bergeser dan jatuh. Idealnya, buat 2–3 tumpukan kecil yang stabil. Kalau lemarimu punya laci, manfaatkan laci untuk penyimpanan vertikal agar semuanya tetap mudah diakses.

5. Lipat Sesuai Ukuran Laci atau Rak

Rapi itu bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal menyesuaikan lipatan dengan ruang penyimpanan. Kalau raknya sempit, buat lipatan lebih kecil dan kompak. Kalau lacinya lebar, kamu bisa membuat lipatan sedang yang berdiri tegak. Konsistensi ukuran lipatan membuat tampilan lebih seragam dan membantu kamu memaksimalkan kapasitas tanpa terlihat penuh sesak.

6. Manfaatkan Organizer untuk Memisahkan Pakaian

Jika isi lemari sering cepat berantakan, coba gunakan organizer seperti kotak kain, pembagi laci, atau sekat fleksibel. Organizer membantu menjaga bentuk lipatan tetap rapi dan tidak bergeser. Khusus pakaian kecil seperti kaos dalam, kaus kaki, dan kerudung, organizer sangat membantu agar tidak tercampur dan lebih mudah ditemukan.

 

Melipat pakaian dengan benar bukan cuma soal kerapian, tetapi juga membantu kamu menghemat waktu saat mencari baju, menjaga pakaian tetap awet, dan membuat lemari terasa lebih lega. Coba praktikkan keenam tips ini, dan rasakan sendiri perbedaannya setiap kali membuka lemari.

Tips & trik

6 Tips Melipat Pakaian Agar Tidak Mudah Berantakan

Ditulis oleh Mei Anggraini

Terakhir diubah pada 20 Nov 2025

Melipat pakaian itu sebenarnya sederhana, tapi kalau caranya kurang tepat, lemari bisa cepat berantakan meskipun baru saja dirapikan. Kuncinya bukan hanya soal bentuk lipatan, tetapi bagaimana kamu mengatur alur merapikan dan memilih metode yang paling cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan teknik yang tepat, pakaian terlihat lebih rapi, mudah dicari, dan lemari pun terasa lebih lega. Berikut enam tips mudah yang bisa langsung kamu praktikkan di rumah.

1. Samakan Kategori Pakaian Sebelum Melipat

Sebelum mulai melipat, pisahkan dulu pakaian berdasarkan jenisnya: kaos, kemeja, celana, pakaian dalam, sampai pakaian rumah. Cara ini membantu kamu menentukan teknik lipat yang paling pas untuk tiap kategori. Kaos cenderung lebih enak dilipat vertikal, sementara kemeja lebih baik disusun mendatar agar tidak kusut.

2. Gunakan Metode Lipat Vertikal

Metode lipat vertikal sering dikenal dengan “KonMari Method” alias membuat pakaian berdiri tegak seperti file di dalam laci. Teknik ini bikin kamu bisa melihat semua isi laci sekaligus, tanpa harus menarik tumpukan paling bawah. Selain rapi, pakaian juga tidak mudah berantakan saat kamu mengambil satu item. Cocok banget untuk kaos, celana pendek, legging, dan pakaian anak.

3. Ratakan Permukaan Pakaian Sebelum Dilipat

Kesalahan umum saat melipat adalah melipat pakaian yang masih kusut atau menggulung. Sebelum mulai, pastikan permukaan pakaian benar-benar rata. Tarik perlahan bagian ujung kain dengan tangan agar tidak ada lipatan yang membuat baju tampak tebal atau menggumpal. Cara ini sederhana, tetapi sangat menentukan hasil akhir yang rapi dan konsisten.

4. Hindari Tumpukan yang Terlalu Tinggi

Meski terlihat hemat tempat, menumpuk pakaian terlalu tinggi justru bikin isi lemari lebih mudah berantakan. Saat kamu mengambil satu pakaian di bagian tengah atau bawah, tumpukan lain bisa ikut bergeser dan jatuh. Idealnya, buat 2–3 tumpukan kecil yang stabil. Kalau lemarimu punya laci, manfaatkan laci untuk penyimpanan vertikal agar semuanya tetap mudah diakses.

5. Lipat Sesuai Ukuran Laci atau Rak

Rapi itu bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal menyesuaikan lipatan dengan ruang penyimpanan. Kalau raknya sempit, buat lipatan lebih kecil dan kompak. Kalau lacinya lebar, kamu bisa membuat lipatan sedang yang berdiri tegak. Konsistensi ukuran lipatan membuat tampilan lebih seragam dan membantu kamu memaksimalkan kapasitas tanpa terlihat penuh sesak.

6. Manfaatkan Organizer untuk Memisahkan Pakaian

Jika isi lemari sering cepat berantakan, coba gunakan organizer seperti kotak kain, pembagi laci, atau sekat fleksibel. Organizer membantu menjaga bentuk lipatan tetap rapi dan tidak bergeser. Khusus pakaian kecil seperti kaos dalam, kaus kaki, dan kerudung, organizer sangat membantu agar tidak tercampur dan lebih mudah ditemukan.

 

Melipat pakaian dengan benar bukan cuma soal kerapian, tetapi juga membantu kamu menghemat waktu saat mencari baju, menjaga pakaian tetap awet, dan membuat lemari terasa lebih lega. Coba praktikkan keenam tips ini, dan rasakan sendiri perbedaannya setiap kali membuka lemari.