Hello, world! This is a toast message.

Hai!

x

Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!

phone

Lebih hemat dengan Free Ongkir hingga 100%

Rumah Terlihat Monoton? Bisa Jadi Furniture-nya Kurang Tepat

Rumah Terlihat Monoton? Bisa Jadi Furniture-nya Kurang Tepat

Ditulis oleh Mei Anggraini

29 Des 2025

Rumah yang rapi dan bersih belum tentu terasa nyaman. Banyak orang sudah mencoba ganti cat dinding, tambah dekorasi, bahkan beli lampu baru, tapi suasana rumah tetap terasa “flat”. Tanpa disadari, masalahnya sering ada pada pemilihan furniture.

Furniture bukan sekadar pengisi ruang. Ia menentukan alur aktivitas, kenyamanan, hingga kesan visual sebuah rumah. Saat furniture yang digunakan kurang tepat, ruangan akan terasa sempit, berantakan, atau bahkan melelahkan secara visual.

Furniture Terlalu Besar Membuat Ruang Terasa Sesak

Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih furniture berukuran besar tanpa mempertimbangkan skala ruangan. Lemari yang terlalu tinggi atau meja yang terlalu lebar akan membuat ruang terasa penuh dan sulit bergerak.

Furniture dengan proporsi seimbang justru memberi kesan lega. Ruang terasa bernapas, aktivitas lebih nyaman, dan tata letak terlihat rapi tanpa perlu banyak dekorasi tambahan.

Terlalu Banyak Model Membuat Rumah Kehilangan Karakter

Menggabungkan terlalu banyak gaya furniture sering membuat rumah kehilangan identitas. Satu sudut minimalis, sudut lain klasik, lalu ada sentuhan industrial yang tidak menyatu.

Alih-alih terlihat unik, rumah justru tampak “ramai” dan melelahkan. Memilih furniture dengan bahasa desain yang konsisten akan menciptakan suasana yang lebih tenang dan elegan.

Fungsi yang Tidak Sesuai Bikin Ruang Cepat Berantakan

Furniture yang tidak sesuai kebutuhan sehari-hari sering menjadi sumber kekacauan. Lemari tanpa kompartemen yang cukup, meja tanpa ruang penyimpanan, atau rak yang sulit dijangkau akan membuat barang menumpuk di mana-mana.

Furniture yang dirancang dengan fungsi jelas membantu menjaga rumah tetap rapi. Barang punya tempatnya sendiri, dan rutinitas harian terasa lebih praktis.

Warna Furniture Berpengaruh ke Mood Ruangan

Warna furniture sering dianggap sepele, padahal efeknya besar. Warna terlalu gelap bisa membuat ruang terasa sempit, sementara warna terlalu mencolok membuat ruangan cepat terasa membosankan.

Warna netral dan natural cenderung lebih fleksibel. Mudah dipadukan dengan elemen lain dan memberikan kesan hangat tanpa berlebihan.

Furniture yang Tepat Membuat Rumah Terasa “Hidup”

Saat furniture dipilih dengan tepat, rumah terasa lebih menyenangkan untuk ditinggali. Aktivitas harian berjalan lebih lancar, ruang terasa nyaman, dan tampilan rumah terlihat lebih matang secara visual.

Ilena Furniture menghadirkan pilihan furniture kayu dengan desain yang selaras, fungsional, dan relevan untuk hunian modern. Setiap produk dirancang agar tidak hanya mengisi ruang, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup di dalamnya.

Jika rumah terasa biasa saja, mungkin bukan perlu renovasi besar. Bisa jadi, cukup dengan memilih furniture yang tepat, suasana rumah akan berubah jauh lebih nyaman dan berkelas.

Tips & trik

Rumah Terlihat Monoton? Bisa Jadi Furniture-nya Kurang Tepat

Ditulis oleh Mei Anggraini

Terakhir diubah pada 29 Des 2025

Rumah yang rapi dan bersih belum tentu terasa nyaman. Banyak orang sudah mencoba ganti cat dinding, tambah dekorasi, bahkan beli lampu baru, tapi suasana rumah tetap terasa “flat”. Tanpa disadari, masalahnya sering ada pada pemilihan furniture.

Furniture bukan sekadar pengisi ruang. Ia menentukan alur aktivitas, kenyamanan, hingga kesan visual sebuah rumah. Saat furniture yang digunakan kurang tepat, ruangan akan terasa sempit, berantakan, atau bahkan melelahkan secara visual.

Furniture Terlalu Besar Membuat Ruang Terasa Sesak

Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih furniture berukuran besar tanpa mempertimbangkan skala ruangan. Lemari yang terlalu tinggi atau meja yang terlalu lebar akan membuat ruang terasa penuh dan sulit bergerak.

Furniture dengan proporsi seimbang justru memberi kesan lega. Ruang terasa bernapas, aktivitas lebih nyaman, dan tata letak terlihat rapi tanpa perlu banyak dekorasi tambahan.

Terlalu Banyak Model Membuat Rumah Kehilangan Karakter

Menggabungkan terlalu banyak gaya furniture sering membuat rumah kehilangan identitas. Satu sudut minimalis, sudut lain klasik, lalu ada sentuhan industrial yang tidak menyatu.

Alih-alih terlihat unik, rumah justru tampak “ramai” dan melelahkan. Memilih furniture dengan bahasa desain yang konsisten akan menciptakan suasana yang lebih tenang dan elegan.

Fungsi yang Tidak Sesuai Bikin Ruang Cepat Berantakan

Furniture yang tidak sesuai kebutuhan sehari-hari sering menjadi sumber kekacauan. Lemari tanpa kompartemen yang cukup, meja tanpa ruang penyimpanan, atau rak yang sulit dijangkau akan membuat barang menumpuk di mana-mana.

Furniture yang dirancang dengan fungsi jelas membantu menjaga rumah tetap rapi. Barang punya tempatnya sendiri, dan rutinitas harian terasa lebih praktis.

Warna Furniture Berpengaruh ke Mood Ruangan

Warna furniture sering dianggap sepele, padahal efeknya besar. Warna terlalu gelap bisa membuat ruang terasa sempit, sementara warna terlalu mencolok membuat ruangan cepat terasa membosankan.

Warna netral dan natural cenderung lebih fleksibel. Mudah dipadukan dengan elemen lain dan memberikan kesan hangat tanpa berlebihan.

Furniture yang Tepat Membuat Rumah Terasa “Hidup”

Saat furniture dipilih dengan tepat, rumah terasa lebih menyenangkan untuk ditinggali. Aktivitas harian berjalan lebih lancar, ruang terasa nyaman, dan tampilan rumah terlihat lebih matang secara visual.

Ilena Furniture menghadirkan pilihan furniture kayu dengan desain yang selaras, fungsional, dan relevan untuk hunian modern. Setiap produk dirancang agar tidak hanya mengisi ruang, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup di dalamnya.

Jika rumah terasa biasa saja, mungkin bukan perlu renovasi besar. Bisa jadi, cukup dengan memilih furniture yang tepat, suasana rumah akan berubah jauh lebih nyaman dan berkelas.