Hello, world! This is a toast message.
Hai!
x
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!
Lebih hemat dengan Free Ongkir hingga 100%
Ditulis oleh Mei Anggraini
Terakhir diubah pada 11 Okt 2025
Masalah pakaian berantakan di lemari hampir dialami semua orang. Rasanya baru saja dibereskan, tapi beberapa hari atau malah jam kemudian lipatan sudah kacau lagi, tumpang tindih, bahkan sulit mencari baju yang mau dipakai. Padahal, kunci dari lemari yang rapi bukan cuma soal banyaknya ruang, tapi juga bagaimana cara melipat pakaian dengan benar agar tetap rapi dan beraturan. Yuk, simak cara-cara praktis berikut ini supaya isi lemari kamu selalu terlihat rapi dan mudah dicari setiap saat.
Sebelum mulai melipat, pisahkan dulu pakaian berdasarkan jenisnya seperti kaos, celana, kemeja, jaket, atau pakaian rumah. Cara ini membantu kamu menentukan lipatan yang tepat, karena tiap jenis baju butuh perlakuan berbeda. Misalnya, kemeja sebaiknya digantung agar tidak kusut, sementara kaos bisa dilipat agar hemat tempat.
Selain itu, kelompokkan juga berdasarkan ukuran atau bahan. Pakaian tebal seperti sweater lebih baik ditumpuk di bawah, sedangkan bahan tipis seperti katun atau rayon bisa di atas supaya tidak mudah kusut.
Metode lipat vertikal yang dipopulerkan Marie Kondo ini bisa jadi penyelamat lemari berantakan. Caranya sederhana, cukup dengan lipat pakaian menjadi bentuk persegi panjang kecil, lalu berdirikan di dalam laci atau rak. Dengan begitu, semua baju bisa terlihat dari atas tanpa harus menumpuk.
Selain lebih efisien, teknik ini juga memudahkan kamu saat mengambil pakaian. Tidak perlu membongkar tumpukan hanya untuk mengambil satu kaos di bagian bawah semuanya terlihat jelas dan mudah dijangkau.
Untuk tampilan lemari yang rapi, pastikan ukuran lipatan antar pakaian seragam. Gunakan meja datar sebagai alas melipat agar hasilnya rata. Untuk kaos, lipat bagian samping ke tengah, lalu lipat dua atau tiga kali hingga membentuk persegi panjang.
Sedangkan untuk celana, lipat bagian pinggang ke bawah hingga bertemu ujung kaki, lalu lipat sekali lagi agar ukurannya pas di rak atau laci.
Konsistensi ukuran lipatan ini membantu kamu memaksimalkan ruang penyimpanan dan membuat tampilan lemari lebih tertata antar tumpukan pakaian.
Kalau kamu sering kesulitan menjaga kerapian, coba gunakan kotak penyimpanan atau sekat di dalam lemari. Misalnya, satu kotak untuk pakaian dalam, satu untuk kaos tidur, dan satu untuk kaos harian. Dengan pembagian ini, kamu tidak perlu lagi mengacak seluruh isi lemari hanya untuk mencari satu barang kecil.
Kerapian lemari bukan hasil sekali beres. Coba luangkan waktu seminggu sekali untuk merapikan kembali lipatan dan mengevaluasi isi lemari. Kalau ada pakaian yang sudah jarang dipakai, pertimbangkan untuk disumbangkan. Selain membuat ruang lega, isi lemari juga jadi lebih fungsional.
Menjaga kerapian lemari memang butuh kebiasaan. Tapi dengan cara melipat yang benar dan sedikit ketelatenan, kamu bisa punya lemari yang bukan cuma enak dipandang, tapi juga praktis digunakan setiap hari.
03 Jan 2026
Kesalahan Beli Furniture yang Sering Disesali Setelah 6 Bulan
02 Jan 2026
Ciri Rumah Aman bagi Tumbuh Kembang Anak
26 Des 2025
Kegunaan Meja Nakas Yang Sering Diremehkan
24 Des 2025
Penyebab Furniture Sering Jadi Sarang Rayap
20 Des 2025
Tips Memilih Furniture yang Awet dan Nyaman untuk Jangka Panjang
16 Des 2025
5 Ide Referensi Ruang Tamu Simpel di Ruang Tamu
Kesalahan Beli Furniture yang Sering Disesali Setelah 6 Bulan
Ciri Rumah Aman bagi Tumbuh Kembang Anak
Kegunaan Meja Nakas Yang Sering Diremehkan
Penyebab Furniture Sering Jadi Sarang Rayap
Tips Memilih Furniture yang Awet dan Nyaman untuk Jangka Panjang
5 Ide Referensi Ruang Tamu Simpel di Ruang Tamu