Hello, world! This is a toast message.
Hai!
x
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!
Lebih hemat dengan Free Ongkir hingga 100%
Ditulis oleh Mei Anggraini
Terakhir diubah pada 29 Agu 2025
Masuk ke sebuah ruangan yang terasa sumpek, bikin kepala agak berat, atau suasananya kurang nyaman? Ternyata penyebabnya bukan cuma sirkulasi udara, tapi juga bisa datang dari pilihan warna cat dinding. Warna punya pengaruh besar terhadap psikologi, mood, bahkan persepsi luas sebuah ruang. Salah pilih warna, ruangan bisa jadi terlihat sempit, gelap, dan bikin penghuni cepat bosan.
Supaya rumah tetap lega dan bikin betah, ada beberapa warna cat yang sebaiknya dihindari terutama kalau ukuran ruangan kecil atau pencahayaan alaminya terbatas. Yuk, bahas satu per satu.
Hitam identik dengan kesan elegan dan mewah, tapi kalau digunakan di semua sisi dinding justru membuat ruang terasa gelap dan sesak. Warna ini menyerap cahaya sehingga mengurangi kesan lega. Bukan berarti harus menghindari hitam sepenuhnya, cukup gunakan sebagai aksen, misalnya di satu sisi dinding atau detail furnitur.
Cokelat tua memang memberi nuansa hangat, tapi kalau terlalu banyak, ruangan bisa tampak berat dan tertutup. Ditambah pencahayaan minim, suasananya mirip gua. Kalau suka nuansa earthy, pilih cokelat muda atau beige yang lebih ringan dan tetap hangat.
Merah penuh energi, tapi penggunaannya di seluruh ruangan bisa terlalu intens. Efek psikologisnya bikin mata cepat lelah, bahkan menimbulkan rasa gelisah. Dalam ruangan kecil, merah terang juga membuat suasana makin sumpek. Lebih aman menjadikan merah sebagai aksen dekorasi kecil seperti karpet, bantal, atau hiasan dinding.
Ungu memang dramatis dan elegan, tapi versi gelapnya bisa menimbulkan kesan murung dan sempit. Kalau ingin tetap membawa aura mewah tapi lebih ringan, pilih ungu muda atau lilac yang lembut.
Kuning biasanya menghadirkan keceriaan, tetapi jika terlalu neon atau terang, justru menyilaukan mata. Bukannya bikin hangat, ruangan malah terasa pusing. Alternatifnya, pilih kuning pastel atau mustard yang tetap cerah tapi tidak berlebihan.
Hijau terkenal menenangkan karena berhubungan dengan alam. Namun, hijau tua yang kusam justru membuat ruangan terasa berat dan engap. Untuk nuansa segar, pilih hijau mint, sage, atau olive muda.
Tren minimalis sering menggunakan abu-abu, tapi kalau terlalu gelap dan dingin, suasana jadi terasa suram. Apalagi jika dipadukan dengan furnitur gelap, ruangan akan terlihat makin berat. Pilih abu-abu muda lalu kombinasikan dengan warna hangat seperti putih gading atau krem agar lebih ramah.
Pilih warna dasar cerah seperti putih, krem, beige, atau abu-abu muda.
Gunakan warna gelap secukupnya, cukup untuk aksen.
Manfaatkan pencahayaan alami agar warna lebih hidup.
Selaraskan dengan furnitur agar tidak menimbulkan kesan penuh.
Warna cat interior bisa mengubah atmosfer ruangan secara signifikan. Salah pilih warna, rumah bisa terasa engap dan bikin penghuninya tidak betah. Tapi kalau pintar memadukan warna, bahkan ruangan kecil pun bisa terlihat lapang dan menyenangkan. Jadi sebelum mengecat ulang, pastikan pilihan warnamu bukan hanya indah, tapi juga nyaman untuk ditinggali.