Hello, world! This is a toast message.
Hai!
x
Kalau kamu butuh bantuan,
hubungi kami via WhatsApp ya!
Lebih hemat dengan Free Ongkir hingga 100%
Ditulis oleh Mei Anggraini
Terakhir diubah pada 08 Jul 2025
Divan atau rangka tempat tidur bukan hanya sekadar alas untuk meletakkan kasur. Lebih dari itu, divan menjadi penentu kenyamanan tidur, penunjang estetika kamar, sekaligus solusi penyimpanan yang cerdas. Sayangnya, masih banyak orang memilih divan hanya berdasarkan penampilan luarnya saja, tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya.
Agar tak salah pilih, berikut 7 tips penting memilih divan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pribadi maupun ruang kamar. Yuk, simak!
Langkah pertama adalah menyesuaikan ukuran divan dengan luas kamar. Jangan sampai memilih divan besar yang memakan hampir seluruh ruang, atau sebaliknya—divan terlalu kecil hingga terlihat tenggelam.
Untuk kamar kecil, divan single atau twin bisa jadi solusi ideal.
Untuk kamar utama, ukuran queen atau king lebih cocok.
Pastikan masih ada ruang untuk pergerakan, meja samping, atau lemari.
Selalu ukur ruang yang tersedia sebelum belanja, dan jangan hanya mengandalkan perkiraan.
Setiap orang punya kebiasaan tidur dan kebutuhan ruang yang berbeda. Tipe divan pun beragam:
Divan standar: Minimalis, ringan, dan cocok untuk kamar tamu atau anak-anak.
Divan dengan storage: Ideal untuk kamar sempit, dilengkapi laci di bawah sebagai tempat menyimpan selimut, seprai, atau pakaian musiman.
Divan lipat: Cocok untuk rumah minimalis atau apartemen studio.
Divan hidrolik: Lebih modern dengan sistem buka-tutup mudah tanpa harus menarik laci.
Pilih tipe yang paling relevan dengan kebutuhan harianmu.
Material divan berperan penting dalam menentukan kekuatan dan umur pakai. Umumnya, divan terbuat dari:
Kayu solid: Kokoh dan tahan lama, cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Kayu olahan (MDF/particle board): Lebih ringan dan terjangkau, tapi kurang tahan beban berat.
Logam: Kuat dan tahan rayap, tapi pastikan anti-karat dan tidak berderit.
Jika kamu menginginkan tampilan hangat dan natural, pilih divan kayu. Untuk kesan modern dan industrial, divan besi bisa jadi opsi menarik.
Divan yang terlalu rendah bisa menyulitkan orang tua atau pemilik masalah lutut. Sebaliknya, divan yang terlalu tinggi bisa terasa tidak nyaman dan kurang stabil.
Idealnya, tinggi divan + kasur adalah sekitar 45–60 cm dari lantai. Pastikan juga divan berdiri stabil, tidak bergoyang, dan memiliki kaki penyangga yang kuat.
Banyak orang membeli divan tanpa mengecek ukuran atau jenis kasur yang mereka miliki. Padahal, tidak semua divan cocok untuk semua tipe kasur.
Kasur latex atau memory foam lebih cocok dengan divan yang memiliki permukaan datar.
Kasur spring bed ideal dengan divan berpenyangga papan atau bilah kayu.
Periksa dimensi kasur dan divan secara teliti agar tidak ada celah atau overhang yang mengganggu.
Divan juga berperan dalam menciptakan nuansa kamar yang nyaman dan personal. Pilih desain, warna, dan finishing divan yang menyatu dengan tema interior.
Untuk gaya minimalis, pilih divan polos berwarna netral.
Untuk gaya rustic, divan kayu dengan finishing natural akan tampil serasi.
Untuk tampilan elegan, divan dengan upholstery kain velvet atau kulit sintetis bisa jadi daya tarik utama kamar.
Jangan lupa perhatikan juga bentuk headboard unsur ini sering jadi pusat perhatian.
Beberapa divan dilengkapi fitur ekstra seperti USB port, lampu baca, atau rak samping. Jika kamu suka membaca sebelum tidur atau tinggal di ruang sempit, fitur semacam ini bisa sangat berguna.
Selain itu, pilih material yang mudah dibersihkan. Divan dengan pelapis kain sebaiknya bisa dilepas, atau setidaknya tahan terhadap noda dan debu.
Memilih divan bukan hanya soal penampilan, tapi soal bagaimana kamu hidup dan tidur setiap hari. Dengan mempertimbangkan ukuran, fungsi, material, dan desain secara menyeluruh, kamu bisa mendapatkan divan yang tidak hanya mempercantik kamar, tetapi juga membuat tidur lebih nyaman dan berkualitas.
Jangan buru-buru membeli hanya karena bentuknya menarik. Pastikan kamu memilih divan yang benar-benar sesuai kebutuhan, agar investasi furnitur ini memberi manfaat jangka panjang.
27 Agu 2025
Tips Memilih Warna Interior untuk Hunian Pribadi Yang Nyaman
12 Agu 2025
8 Tips Tidur Nyenyak Sepanjang Malam, Cocok Buat Yang Sering Insomnia
30 Jul 2025
7 Langkah Efektif Memilih Furniture untuk Kamar Tidur Tamu
28 Jul 2025
Punya Lemari Engsel Rusak? Begini Cara Memperbaikinya
25 Jul 2025
6 Langkah Bersihkan Rumah Jadi Lebih Kinclong dan Nyaman
19 Jul 2025
Tips & Trik Merubah Kamar Tidur Jadi Lebih Lega dan Nyaman
Tips Memilih Warna Interior untuk Hunian Pribadi Yang Nyaman
8 Tips Tidur Nyenyak Sepanjang Malam, Cocok Buat Yang Sering Insomnia
7 Langkah Efektif Memilih Furniture untuk Kamar Tidur Tamu
Punya Lemari Engsel Rusak? Begini Cara Memperbaikinya
6 Langkah Bersihkan Rumah Jadi Lebih Kinclong dan Nyaman
Tips & Trik Merubah Kamar Tidur Jadi Lebih Lega dan Nyaman